Holla
Dengan terpublikasinya tulisan ini ke dalam blog pribadi ku, adalah tanda munculnya rasa yang tidak biasa.
Kali ini aku benar benar menuliskan perjalanan rasa ku kepada seseorang. Sudah lama sekali semenjak terakhir aku merasakannya, kuawali dengan ragu. Hayu kita sebarkan ahaha
Perjalanan ini mungkin kusadari dimulai dari akhir bulan lalu, aku mulai merasakan sesuatu yang menggelitik hatiku.
Bagaimana bisa seseorang yang tidak pernah menyentuh hatiku, mengajakku berbicara, melirik matanya kepada ku, bisa membuat ku penasaran?Apa ini?
Rasa coklat, manis pahit bersatu didalamnya.
Dua minggu yang lalu aku merasakannya, ketika dia sedikit lebih banyak berbicara daripada biasanya. Kebutuhan melebihi ekspetasi ku terhadapnya.
Rumus yang baru ku ketahui adalah life with hope nor expectation. In this case, life is my feelin for him. Aku akan hampir tidak menaruh harap apalagi ekspetasi. Kepadanya yang selalu tersenyum, tertawa, terkekeh. Ah ku suka ketika terdengar suara nya dari kejauhan bersenandung kecil, sebuah potongan lirik sendu dengan perasaan yang tulus.
Rules #1 Ketika kamu menyukai seseorang, sebisa mungkin perasaan itu tidak membebani diri sendiri dengan menaruh ekspetasi tinggi. Tidak juga membebani orang yang dituju, selain mungkin saja mereka akan menghindarimu, ini salah satu cara agar kamu terhindar dari patah hati. Simpan baik-baik rasa yang kamu punya, nikmati setiap detik rasa yang kamu punya. Mengagumi dari jauh bukannya adalah keahlianmu?
Apa aku melupakan sesuatu?
Sunny, kamu belum mengenalkan dia!
Mari aku perkenalkan dirinya dalam pandanganku.
Oke baiklah, sebut saja tuan itu Hari. Karena dia selalu tampak baik, nama lengkap nya Hari Baik. Ahahaha terdengar konyol.
Seorang cancer, oh tuhan cancer again ahaha. Oke baiklah, disini tidak akan ada unsur membandingkan dengan yang lain ya. Dengan segala sifat baik dan sopan yang dia punya. Dia menerbarkan aura baik kepada semua orang, sering membantu orang lain, sering menyapa orang lain, sering tertawa, terkekeh, sering bersenandung kecil ketika lewat di depan koridor. Bukankah itu adalah sifat basic yang semua orang harus punya?
Oke itu adalah hal-hal yang aku sukai darinya.
Ternyata banyak yang aku tidak suka! Hey dia merokok! Terlalu friendy! Aku mau jika dia menjadi milikku, hanya akan menjadi milikku. Memainkan musik keras, sering berada di dalam cafe sampai malam. In this case, dia cari uang sih sambil menyalurkan hobi. Sepertinya bukan morning person ya, maybe tidak akan menjadi manusia yang bangun ketika adzan subuh berkumandang(?) I dont know for real ini hanya sebuah dugaan. Hahaha ini sangat membuatku ingin menyerah blas. But oke merokok bener2 red flag yang menjadi prinsip ku.
Sebelumnya aku sempat excited,
Ayo kita memulai hari-hari dengan senang hati kembali
Hmmm setelah 5 tahun tidak pernah benar benar jatuh cinta
Aku mulai menikmatinya
Walaupun sempat semakin sedih
Ternyata jatuh hati tidak selalu bergembira
Mungkin karena,
Aku tahu bahwa kamu bahkan sama sekali tidak tertarik kepada ku
Pertanyaan sekilas
'Kenapa harus aku yang jadi cintamu?'
'Kenapa dia harus melirik aku?'
'Seperti tidak ada orang lain saja.'
Perjalanan ini mungkin akan dimulai
Aku ingin menaruh sedikit rasa penasaranku lebih lanjut
Tapi ternyata disini aku sendiri lagi
Cuma aku
Ah ini aku saja yang tidak berjuang atau kurang menarik?
Aku mundur saja
Tak perlu menggantungkan bahagia karena orang lain
Cukup senyummm, semanis senyumnya
Berbuat baik seadanya
Jadi diri kamu sendiri
Yang mencintaimu akan datang peduli tanpa kamu minta
Yaelah kalo nolep mah mana ade wkwkwk
Yauda skip
Cant we skip to the good part aja?😩
Apa perjalanan rasa ini akan berlanjut?
Hey, terima kasih sudah mengikuti aku duluan.
Sudah sejak lama aku memperhatikanmu, dan hmm tapi tak berani ku pencet tombol mengikuti
Hahaha aku secupu ini sekarang.
Tak ingin membandingkan, tapi sebelumnya aku pernah sangat mengejar yang tak mungkin kugapai kembali.
Sepertinya,
Memang lebih baik kamu berjalan seperti biasanya
Tak perlu menoleh kesini
Daripada kamu mengetahui tapi menolaknya
Aku akan menikmati perjalanan rasa ini
Dalam sembunyi aku tersenyum aku menangis aku takut
Aku akan menikmati senyum suara tawamu dari kejauhan
Memang lebih baik seperti itu
See u di perjalanan rasa selanjutnya.