Minggu, 09 Oktober 2022

RASA COKLAT YANG PAHIT NAMUN SEDIKIT TERASA MANIS DI AWAL

Holla

Dengan terpublikasinya tulisan ini ke dalam blog pribadi ku, adalah tanda munculnya rasa yang tidak biasa. 

Kali ini aku benar benar menuliskan perjalanan rasa ku kepada seseorang. Sudah lama sekali semenjak terakhir aku merasakannya, kuawali dengan ragu. Hayu kita sebarkan ahaha

Perjalanan ini mungkin kusadari dimulai dari akhir bulan lalu, aku mulai merasakan sesuatu yang menggelitik hatiku.

Bagaimana bisa seseorang yang tidak pernah menyentuh hatiku, mengajakku berbicara, melirik matanya kepada ku, bisa membuat ku penasaran?

Apa ini?
Rasa coklat, manis pahit bersatu didalamnya.
Dua minggu yang lalu aku merasakannya, ketika dia sedikit lebih banyak berbicara daripada biasanya. Kebutuhan melebihi ekspetasi ku terhadapnya.

Rumus yang baru ku ketahui adalah life with hope nor expectation.  In this case, life is my feelin for him. Aku akan hampir tidak menaruh harap apalagi ekspetasi. Kepadanya yang selalu tersenyum, tertawa, terkekeh. Ah ku suka ketika terdengar suara nya dari kejauhan bersenandung kecil, sebuah potongan lirik sendu dengan perasaan yang tulus.


Rules #1 Ketika kamu menyukai seseorang, sebisa mungkin perasaan itu tidak membebani diri sendiri dengan menaruh ekspetasi tinggi. Tidak juga membebani orang yang dituju, selain mungkin saja mereka akan menghindarimu, ini salah satu cara agar kamu terhindar dari patah hati. Simpan baik-baik rasa yang kamu punya, nikmati setiap detik rasa yang kamu punya. Mengagumi dari jauh bukannya adalah keahlianmu?

Apa aku melupakan sesuatu?

Sunny, kamu belum mengenalkan dia!

Mari aku perkenalkan dirinya dalam pandanganku.

Oke baiklah, sebut saja tuan itu Hari. Karena dia selalu tampak baik, nama lengkap nya Hari Baik. Ahahaha terdengar konyol. 

Seorang cancer, oh tuhan cancer again ahaha. Oke baiklah, disini tidak akan ada unsur membandingkan dengan yang lain ya. Dengan segala sifat baik dan sopan yang dia punya. Dia menerbarkan aura baik kepada semua orang, sering membantu orang lain, sering menyapa orang lain, sering tertawa, terkekeh, sering bersenandung kecil ketika lewat di depan koridor. Bukankah itu adalah sifat basic yang semua orang harus punya?

Oke itu adalah hal-hal yang aku sukai darinya.

Ternyata banyak yang aku tidak suka! Hey dia merokok! Terlalu friendy! Aku mau jika dia menjadi milikku, hanya akan menjadi milikku. Memainkan musik keras, sering berada di dalam cafe sampai malam. In this case, dia cari uang sih sambil menyalurkan hobi. Sepertinya bukan morning person ya, maybe tidak akan menjadi manusia yang bangun ketika adzan subuh berkumandang(?) I dont know for real ini hanya sebuah dugaan. Hahaha ini sangat membuatku ingin menyerah blas. But oke merokok bener2 red flag yang menjadi prinsip ku.

Sebelumnya aku sempat excited,
Ayo kita memulai hari-hari dengan senang hati kembali
Hmmm setelah 5 tahun tidak pernah benar benar jatuh cinta

Aku mulai menikmatinya
Walaupun sempat semakin sedih
Ternyata jatuh hati tidak selalu bergembira

Mungkin karena,
Aku tahu bahwa kamu bahkan sama sekali tidak tertarik kepada ku

Pertanyaan sekilas
'Kenapa harus aku yang jadi cintamu?'
'Kenapa dia harus melirik aku?'
'Seperti tidak ada orang lain saja.'

Perjalanan ini mungkin akan dimulai

Aku ingin menaruh sedikit rasa penasaranku lebih lanjut

Tapi ternyata disini aku sendiri lagi

Cuma aku

Ah ini aku saja yang tidak berjuang atau kurang menarik?
Aku mundur saja

Tak perlu menggantungkan bahagia karena orang lain

Cukup senyummm, semanis senyumnya
Berbuat baik seadanya
Jadi diri kamu sendiri
Yang mencintaimu akan datang peduli tanpa kamu minta

Yaelah kalo nolep mah mana ade wkwkwk

Yauda skip

Cant we skip to the good part aja?😩

Apa perjalanan rasa ini akan berlanjut?

Hey, terima kasih sudah mengikuti aku duluan.
Sudah sejak lama aku memperhatikanmu, dan hmm tapi tak berani ku pencet tombol mengikuti
Hahaha aku secupu ini sekarang.
Tak ingin membandingkan, tapi sebelumnya aku pernah sangat mengejar yang tak mungkin kugapai kembali.

Sepertinya,
Memang lebih baik kamu berjalan seperti biasanya
Tak perlu menoleh kesini
Daripada kamu mengetahui tapi menolaknya

Aku akan menikmati perjalanan rasa ini
Dalam sembunyi aku tersenyum aku menangis aku takut

Aku akan menikmati senyum suara tawamu dari kejauhan
Memang lebih baik seperti itu


See u di perjalanan rasa selanjutnya.

Senin, 26 September 2022

Unloving You

Cause only a fool would waste their time

On somebody who has already moved on with their life


Sebuah lirik dari Anson Seabra, yang aku temukan dalam playlist Sebuah Perayaan Rasa Sakit. Sepertinya kalimat tersebut menggambarkan aku saat ini. Hey!

Aku belajar setiap harinya untuk tidak mengingatmu, ya
Bukannya melupakanmu, karena bagiku sulit
Aku hanya tidak perlu mengingatmu, dalam artian aku menumpuk ingatan baru dari ingatan tentang dirimu.

Anggap saja memang kamu sudah move on with your current life. Itu melegakanku, dari kediamanmu selama ini. Cukup bagiku untuk tidak mengingat semua hal tentang kamu yang terus saja berputar. Ketika ada seseorang datang kepadaku, entah ingatan tentang dirimu terputar lagi dan lagi.

Ketika ada perasaan baru yang muncul menggelitik hatiku, aku mulai menghapus ingatan tentangmu
Menghapus nomormu, foto foto bersama dirimu, and yes absolutely unfollow your social media.
Mungkin hanya itu usaha yang bisa kukerahkan, dari semua usaha mendiamkan mu seperti yang dirimu lakukan padaku.

Aku belajar setiap hari, membuat ingatan baru yang tanpa ada dirimu di dalamnya. Terus terang tidak mudah, tapi aku mencoba tidak membawa 'kamu' dalam cerita baru yang aku goreskan.

Karena semakin cepat aku melupakanmu, semakin mudah perasaan kepada orang baru akan tumbuh.

Aku berharap keputusan ini adalah benar, langkah yang kuambil tepat. Aku tidak akan terburu-buru untuk menemukan orang yang akan mengisi ruang baru. Ya! Ruang untukmu mungkin tidak bisa kuhapus, hanya akan tergeser dari posisi prioritas.

Nanti akan kupikirkan kembali bagaimana caranya, but for now I will unloving You.

Ciao!

Selasa, 12 November 2019

Titip rindu untuk teman (tidak lagi) spesial ku

Aku sungguh, tidak pernah ingin membiarkanmu pergi

Tapi aku tidak bisa banyak mengambil alih hatimu

Tidakkah kita dapat kembali?
Aku rindu bisa bercengkrama denganmu
Aku rindu obrolan malam yang terkadang kita lalui
Sapaan sapaan itu

Aku rindu setidaknya saat kamu pernah mengkhawatirkanku
Ketika kamu benar benar kehilangan kontak denganku
Seberapa usaha kamu untuk mencoba menghubungiku
Mencari aku

Tidakkah kita dapat kembali?
Merasakan hangatnya genggaman jemarimu
Senyummu yang teduh
Dengan sesekali kamu terkekeh
Dengan betapa seriusnya kamu menatap layar ponselmu

Aku rindu
Saat kamu menghampiri rumahku untuk sekedar menemani kesepianku
Berbincang bincang tak tau arah
Terkadang kita hanya terdiam
Kehabisan kata kata

Aku rindu
Saat kamu seolah ingin belajar menghadapi ujian bersamaku
Yang akhirnya kau bahkan mampu melewatinya tanpaku
Kamu melangkah maju
Meninggalkan aku yang mencoba mendorong


Aku sungguh ingin menitipkan rindu pada angin, tolong sampaikan rindu ku pada kamu
Kamu yang ada di tempat yang paling aku ingin tuju sejak lama, apakah kau dan aku salah menempati posisi?
Hey kamu ada di tempat yang selalu aku pikirkan dalam diam

Sabtu, 07 November 2015

Jarak diantara kita

Aku ingin memelukmu dari kejauhan. Lewat lantunan doa yang selalu kupanjatkan. Menepis semua jarak diantara kau&aku. Jarak.. yang selalu terngiang dikepalaku, yang selalu mengingatkan aku tentang "Seberapa jauh pun kamu pergi, bila takdir mu dengan nya kamu akan pulang. Pulang ke hatinya".
Terimakasih karna sampai detik ini kamu masih ada disampingku, terus bersamaku walau jarak memisahkan kita. Masih disampingku walau sering kusakiti secara tidaklangsung. Maafkan aku dengan segala kekuranganku dan ketidakstabilan perasaanku. Aku bahkan tidaktahu persis apa dan dengan siapa kamu melewati hari-hari berhargamu disana. Tapi aku percaya, kamu masih menyimpan hatimu untuk aku.

Rindu

Kau tampak baik-baik saja tanpa aku. Memang kenyataan atau mungkin aku yang terlalu berharap?